Surprise Me!

kopi Flores Asli produksi Dalam Negeri

2017-05-22 1 Dailymotion

Kopi ini pertama kali diperkenalkan ke Manggarai, Flores, oleh pemerintah kolonial Belanda dengan sistem tanam paksa pada 1920-an. Sistem itu dengan cepat melahirkan perkebunan kopi terluas se-Manggarai Raya. Letaknya di Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur. untuk selengkapnya kalian boleh lihat di websitenya https://www.mrocoffee.com/product/kopi-flores/

Kopi Arabika Flores memiliki rasa yang tidak pahit dan sepat. Rasa itu muncul akibat terapan petani dalam pemanenan. Hanya buah gelondong merah yang mereka petik.

Untuk mendapatkan mutu citarasa yang maksimal dalam pengolahan kopi secara basah perlu bahan baku berupa “buah masak (merah) yang sehat dan segar” (BMSS) minimum 95 %.

Panen dilakukan pagi sampai siang hari secara manual, yaitu pemetikan dengan tangan, dan selektif, yaitu hanya buah-buah masak sempurna saja yang dipetik.

Pemetik kopi membawa dua wadah penampung kopi, yaitu satu wadah untuk BMSS dan satu wadah lainnya untuk buah-buah lain (buah kering di pohon, buah setengah kering, buah rontok almiah, dll.).

Untuk tanaman kopi yang tajuknya tinggi perlu disiapkan tangga agak buah-buah dapat terpetik semuanya.