Facebook menuding satu juta lebih data yang dibagikan ke konsultan politik Cambridge Analytica merupakan bentuk pelanggaran kepercayaan.
Bantahan dilontarkan perwaklan Facebook Indonesia dan Asia Pasifik saat dengar pendapat bersama Komisi I DPR.
Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia menyebut insiden Cambridge Analytica merupakan bentuk pelanggaran kepercayaan dari pihak ketiga. Yakni dari pengembang aplikasi kuis kepribadian bernama Aleksander Kogan kepada firma analis Cambridge Analytica.