VIVAnews - Keputusan Presiden Joko Widodo untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di Perairan Indonesia ternyata belum maksimal memberikan efek jera kepada nelayan-nelayan dari negara lain. Hal ini terungkap dari keluhan sejumlah nelayan dalam blusukan Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.