VIVA – Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy meminta maaf kepada seluruh kader dan fungsionaris partainya atas perkara yang menderanya saat ini. Rommy disangka menerima suap jual beli jabatan di Kemenag.
"Dengan adanya informasi pembuntutan saya selama beberapa pekan, bahkan bulan sebagaimana disampaikan penyelidik, maka inilah risiko menjadi juru bicara terdepan sebuah koalisi yang menginginkan Indonesia tetap dipimpin oleh paham nasionalisme-religius yang moderat," kata Rommy.