Surprise Me!

Ini Dia Aksi Simpatik Terhadap Penolakan Jenazah

2020-04-12 5,275 Dailymotion

SEMARANG, KOMPAS.TV - Tempat pemakaman umum Sewakul, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapatkan karangan bunga.

Karangan bunga ini bertuliskan \"Duka Cita Matinya Hati Nurani\" imbas dari penolakan oknum warga terhadap jenazah Covid-19 .

Puluhan karangan bunga yang berada di TPU Sewakul, jadi simbol aksi simpati masyarakat luas atas perisitiwa penolakan jenazah perawat yang terpapa Covid-19.

Sejak Jumat lalu karangan bunga berdatangan, kebanyakan berasal dari organisasi masyarakat.

Usai ketua rt desa sewakul meminta maaf, atas tragedi penolakan jenazah perawat yang meninggal karena Covid-19.

Kini sebuah video ketua RW 08 desa sewakul meminta maaf, juga viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 48 detik itu, ketua RW 08, daniel sugito meminta maaf sekaligus mengklarifikasi, bahwa penolakan terjadi oleh beberapa oknum warganya, bukan seluruh warga desa sewakul.

Polda Jawa Tengah telah menangkap tiga orang warga Desa Sewakul, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang yang menolak pemakaman perawat Covid-19.

Tiga orang yang ditangkap, diduga telah memprovokasi warga sehingga menolak pemakaman jenazah Covid-19, yang sudah sesuai protokol kesehatan.

Masing-masing berinisial, thp berusia 31 tahun, BSS, 54 tahun, dan S, 60 tahun.