Nuzulul Quran adalah turunnya Al-Quran secara utuh dari Lauhul Mahfuzh di langit ketujuh ke Baitul Izzah di langit dunia.
Allah Taala berfirman : "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr: 1-5).
Kejadian sejarah Nuzulul Quran, Allah menurunkan Al Quran pada Lailatul Qadar. Malam ini adalah malam yang diberkahi sebagaimana disebutkan dalam ayat yang lain.
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi" (QS. Ad Dukhon: 3). Malam yang diberkahi yang dimaksud adalah Lailatul Qadar yang terdapat di bulan Ramadhan.
Karena Al-Quran itu diturunkan di bulan Ramadhan seperti disebut dalam ayat : "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran " (QS. Al Baqarah: 185).
Maka, kitab suci Al-Quran diturunkan sekaligus di Baitul Izzah pada bulan Ramadhan saat Lailatul Qadar. Kemudian Al-Quran turun secara berangsur-angsur sesuai peristiwa.
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya kitab suci lainnya, yaitu Shuhuf Ibrahim, Zabur, Taurat dan Injil. Namun, turunnya keempat kitab ini secara sekaligus (jumlatan waahidatan).
Wallahu'alam bis shawab.