Surprise Me!

Kain Angkinan Warisan Wastra yang Terus Lestari | KOMPAS SIANG

2025-10-03 26 Dailymotion

KOMPAS.TV Tak sekadar menjaga warisan, kain Angkinan dari Sumatera Selatan kini lahir dengan sentuhan baru.

Kain Angkinan disulam di atas beludru yang selama ini melekat sebagai identitas, kini bereksperimen dengan katun dan pewarna alam.

Kain Angkinan, salah satu wastra khas Palembang, dibuat dari benang emas yang disulam di atas kain bludru, menampilkan motif khas seperti sulur, kuku kelabang, hingga bunga.

Dulu, ia menjadi simbol kebesaran bangsawan, dikenakan dalam upacara adat dan busana pengantin, sekaligus menyimpan nilai sejarah yang tak ternilai.

Seiring waktu, para perajin mencoba memberi napas baru pada tradisi ini. Di Kampung Sulam, Sungai Lais, Kalidoni, lahirlah inovasi dengan menggunakan kain katun yang lebih ringan, sejuk, dan ramah lingkungan. Pewarna alami dari kulit kayu jelawe, manggis, secang, teger, hingga tinggi menjadi pilihan, menghasilkan warna yang kuat tanpa mudah luntur.

Inovasi itu tak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendongkrak nilai jual. Jika kain Angkinan berbahan beludru dihargai mulai Rp150 ribu per meter, versi katun sulamnya bisa mencapai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.

#kainangkinan #palembang #kainkhaspalembang

Baca Juga Warga Temuan 3 Kain Kafan Berisi Tulang di https://www.kompas.tv/regional/608672/warga-temuan-3-kain-kafan-berisi-tulang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/620953/kain-angkinan-warisan-wastra-yang-terus-lestari-kompas-siang