Judul Film
Eneng Dokter Hewan Gokil Abis
Deskripsi
Film ini tampak bergenre drama komedi romantis berlatar sosial pedesaan, dengan nuansa benturan budaya antara gaya hidup modern anak kota dan nilai-nilai tradisional masyarakat desa. Cerita menggambarkan dinamika sosial, cara pandang warga terhadap perempuan urban yang dianggap “tidak sesuai adat”, serta konflik identitas dan penerimaan sosial.
Tema utama berpusat pada konflik budaya, cinta, kemandirian perempuan, dan perjuangan profesional di lingkungan baru. Tokoh utama, Mary — seorang dokter hewan dari Jakarta — tampil dengan gaya modis dan berkepribadian tegas, yang kerap berbenturan dengan norma desa yang konservatif. Di sisi lain, ada dinamika hubungan emosional antara Mary, pacar lamanya dari kota, dan Kang Ujang — pemuda desa yang sering membantunya dan mulai terlibat dalam konflik perasaan.
Cerita Singkat
Mary Anastasia, seorang dokter hewan dari Jakarta, ditugaskan ke sebuah desa untuk membantu perawatan hewan ternak. Saat pertama datang, penampilannya yang modis dan berani membuat warga desa kaget dan menganggapnya tidak pantas. Sebagian warga menolak kehadirannya karena dianggap membawa “pengaruh kota”, sementara Kang Ujang — pemuda desa yang ditugasi menjemput dan mendampinginya — mulai memahami karakter Mary dan menghargai profesionalismenya.
Mary berusaha memperbaiki sistem perawatan ternak melalui penyuluhan dan rencana pendirian klinik hewan. Namun konflik semakin rumit ketika pacarnya dari Jakarta datang dan memaksa Mary kembali mengikuti keinginan keluarganya, sementara Mary ingin mandiri dan melanjutkan tugas pengabdian.
Di saat yang sama, hubungan Mary dan Kang Ujang semakin dekat akibat sering bekerja bersama menangani kasus ternak, menimbulkan kecemburuan dan gosip warga. Konflik berkembang antara:
1. nilai modern vs tradisi desa
2. cinta lama vs hubungan baru
3. karier dan kemandirian Mary vs kontrol keluarga pacarnya
Ketegangan meningkat ketika Mary menghadapi tekanan dari berbagai pihak, sambil tetap menjalankan tanggung jawab profesionalnya sebagai dokter hewan di desa.
Tokoh
Mary Anastasia — dokter hewan dari Jakarta, tegas, mandiri, dan idealis.
Kang Ujang — pemuda desa, ramah, sering membantu Mary, memahami dunia ternak.
Adrian / Pacar Mary — pria kota, menekan Mary agar mengikuti keinginan keluarganya.
Pak Kades — kepala desa, pihak yang menugaskan Mary membantu desa.
Ibu-ibu & warga desa — kelompok masyarakat yang menilai penampilan Mary tidak sesuai adat.
Ais / Eis — perempuan desa yang terlibat dalam konflik sosial & hubungan antar tokoh.
Imah — tokoh desa yang memicu kecemburuan dan gosip terkait hubungan Mary & Ujang.
Mamang pemilik ternak (Mimin / Bandot / kerbau dan kambing) — warga yang membawa kasus hewan untuk diperiksa Mary.