MALANG, KOMPAS.TV - Pantauan harga dan pasokan cabai rawit ini dilakukan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah TPID di salah satu lahan cabai di Kelurahan Lesanpuro Kota Malang. Di salah satu lahan cabai seluas 400 meter persegi ini, TPID mengecek kondisi tanaman cabai serta harga jual cabai rawit dari petani.
Dalam pantauan ini, Wahyu Hidayat mengakui bahwa hingga saat ini harga jual cabai di pasaran masih tinggi. Menurut Wali Kota Malang, sebetulnya cabai dari luar Kota Malang sudah masuk untuk memenuhi kebutuhan di Kota Malang.
Namun karena harga cabai dari luar kota juga masih tinggi maka pasokan cabai dari luar kota seperti Banyuwangi dan Jawa Tengah belum bisa menekan tingginya harga cabai. Melalui tinjauan ke petani ini, TPID akan mengambil langkah untuk bisa mengintervensi harga cabai yang masih tinggi di pasaran.
"Kemarin lihat di pasar masih Rp 100 ribu walaupun harga jual disini Rp 80 ribu. Walaupun selama ini sudah ada cabai dari luar masih belum mempengaruhi atau mengendalikan harga cabai." Kata Wahyu Hidayat.
Selain cabai rawit, TPID Kota Malang juga meninjau peternakan ayam pedaging yang berada di Kedungkandang. Di lokasi ini, TPID juga memastikan pasokan dan stok ayam potong bisa mencukupi jelang Hari Raya Idul Fitri.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/654585/harga-cabai-masih-tinggi-tpid-tinjau-petani-cabai